Kisah Pilu Warga Labura, Keinginan Buka Bengkel Kandas di Ujung Hayat

Share this:
BMG
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi korban ditemukan gantung, Dusun Tanjung Sari II, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan, Labura, Sabtu (25/1/2020). (Insert) Jenazah TP dalam posisi leher terikat tali.

LABURA, BENTENGASAHAN.com– Pembangunan sudah dimulai. Kira-kira 50 persen lagi, TP (45) akan memiliki usaha bengkel di Dusun Tanjung Sari II, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara (Labura). Tapi nasib berkata lain. Bengkel belum sempat dibuka, ia sudah dijemput ajal.

Warga Tanjung Sari II pun heboh. Sebab si pemilik ditemukan gantung diri di bangunan rumahnya yang sedang dalam tahap pembangunan, Sabtu (25/1/2020), sekitar pukul 08.00 WIB.

Salahseorang warga Purdiansah mengatakan, mayat TP pertama kali ditemukan tukang bangunan yang bekerja di lokasi. Ia sendiri tahu saat melintas dari sekitar lokasi kejadian.

“Kebetulan saya melintas di lokasi kejadian,” ujarnya.

BacaPesan Terakhir Erwin Sianturi Sebelum Akhiri Hidup: Demi Allah, Aku Bukan Kibus

Sementara, menurut salahseorang warga, korban selama ini diketahui merantau. Kemudian beberapa waktu lalu, korban pulang kampung dan berniat membuka usaha bengkel sepedamotor.

“Korban kemudian mendirikan bangunan untuk tempat usaha, tempat ia kemudian ditemukan tergantung,” ujar seorang warga yang enggan namanya disebutkan.

BacaViral, Oknum Guru Posting Skandal Selingkuh Dirinya Dengan Kadis di Tanjungbalai

Masih informasi warga, korban juga pernah mengalami kehilangan material bangunan. Bahkan, pernah bertengkar dengan warga. Sejak itu, korban tinggal di bangunan itu untuk menjaga material.

Kapolsek Kualuh Hulu AKP Sahrial Sirait membenarkan penemuan seorang warga dengan posisi tergantung. Namun, ia mengatakan, penyebab kematian korban masih dalam proses lidik.

Amatan, usai olah TKP, petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Aek Kanopan.

Share this: