Benteng Asahan

9 Atlet Gulat Asahan Berlaga di Porprovsu

Atlet gulat Asahan ditengah persiapan saat berlatih jelang Porwilsu yang dilaksanakan di Tanah Karo.

KISARAN, BENTENGTIMES.com – Sebanyak sembilan atlet gulat Asahan akan berlaga di Pekan olahraga wilayah II (Porwilsu) II di Kabupaten Tanah Karo pada 15-20 April mendatang.

Pengkab Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Asahan tak memasang target muluk-muluk. Namun atletnya yakin akan membawa pulang medali dan lolos di Porpovsu.

“Kali ini kita dihadapkan dengan tuan rumah Tanah Karo. Ini akan jadi tantangan terberat karena Tanah Karo lumbung atlet gulat,” kata Heru Setiawan, Ketua PGSI Asahan di sela latihan rutin dan persiapan mereka di Aula SMK 2 Kisaran, Kamis (12/4/2018).

Pihaknya optimis, atletnya bisa menyumbangkan medali dan meloloskan atletnya di Porprovsu mendatang.

Cabor gulat menurunkan sembilan atlet, yaitu dengan pembagian tujuh atlet gaya bebas, Beno Kelas 86 Kg, Berton Siburian dan Gema Rabbani kelas 57 Kg , Suratman kelas 70 Kg, Khairul Sifa kelas 74 Kg, Pedro kelas 65 Kg, serta Nuriono kelas 61 Kg. Kemudian di kelas Grico diturunkan dua atlet yaitu Dedi A Wicaksono kelas 60 Kg, Sugiarto kelas 55 Kg.

“Kami tidak muluk-muluk, yang penting maksimal bertanding dan memberikan yang terbaik untuk lolos Porprovsu,” jelas Heru.

Heru menuturkan untuk saat ini atlet gulat berlatih lebih serius. Karena KONI Asahan telah membentuk Pelatkab Asahan Emas, sehingga kondisi dan perkembangan atlet dapat terpantau.

“Walaupun agak sulit, kita yakin bisa memberikan yang terbaik,” jelas Heru.

Sementara itu Ketua Pelatkab Asahan Emas, Zainal Arifin Siagian mengatakan cabang gulat pada Porwilsu tahun 2014 lalu meraih empat perunggu dan yakin pada tahun ini akan meraih hasil lebih baik dari raihan Porwilsu sebelumnya.

“Melalui Pelatkab Asahan Emas yang diprogramkan oleh KONI, kami yakin atlet gulat kita dapat berbicara banyak di Porwilsu dan lolos di Porpovsu mendatang. Kita melihat hal itu dari pembuktian para atlet walaupun target yang dipasang tidak muluk-muluk,” ujarnya.