Benteng Asahan

Geger Temuan Mayat Tak Dikenal di Tangkahan Kerikil Rantauprapat

Ilustrasi.

LABUHANBATU, BENTENGASAHAN.com– Warga Lingkungan Paindoan, Rantau Prapat, Kabupaten Labuhan Batu, geger peristiwa penemuan mayat pria tidak dikenal, Jumat (9/11/2018), sekira pukul 18.35 WIB. Saat pertama kali ditemukan, kondisi mayat itu hanya mengenakan celana dalam warna merah.

Keterangan diperoleh BENTENG ASAHAN (asahan.bentengtimes.com), mayat pria itu pertama kali ditemukan Niki, warga Paindoan. Saat itu, Niki hendak mandi di sungai tersebut.

Penemuan mayat itu kemudian diberitahukannya ke warga sekitar. Selanjutnya, warga mengevakuasi jenazah korban ke tepian sungai.

“Ya, pertama kali melihat jasad itu warga bernama Niki,” ujar Kepala Lingkungan Paindoan Abdul Rahman.

Melihat itu, Niki kemudian memberitahukannya kepada warga lainnya. Selanjutnya, warga mengangkat mayat ke pinggiran sungai.

Setelah itu, warga melaporkan penemuan mayat itu ke Polres Labuhanbatu. Oleh polisi, jenazah tersebut pun dibawa ke Instalasi Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, guna autopsi.

(Baca: Dua Mayat Mengapung dengan Kaki dan Tangan Terikat di Pulau Pandang)

(Baca: Geger! Warga Rantau Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Dibunuh lalu Dibuang)

Dokter Forensik RSUD Rantauprapat dr Fadli menjelaskan, berdasarkan hasil autopsi, pada tubuh jenazah ditemukan beberapa luka. Diantaranya lecet di kening, memar pada tulang pipi kanan, dan bagian bawah mata.

Selain itu, terdapat lebam di sekujur tubuh, di antaranya kepala, leher, dada bagian atas, lunggung, dan perut bagian bawah.

(Baca: Duh, Personel Polres Asahan Ditemukan Tak Benyawa dengan Kondisi Tanpa Celana)

(Baca: Kecewa!!! 4 Tahun Kasus Percobaan Pembunuhan Belum Terungkap)

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu AKP Jama Kita Purba membenarkan adanya kejadian itu dan masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian.