Benteng Asahan

Lima Remaja Disambar Petir, Dua Tewas

Jenazah korban yang disambar petir saat berada di Klinik Oloan.

AIR PUTIH, BENTENGTIMES.com – Lima remaja yang membawa kulkas dengan menumpang becak bermotor (betor) disambar petir saat melintas di Jalan Dusun V, Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Rabu (25/4/2018) sekira pukul 15.50 WIB.

Begitu petir menyambar, lima remaja itu langsung terlempar, dan dua di antaranya langsung meninggal dunia.

Informasi dihimpun, mereka mengambil kulkas dari Indrapura untuk diperbaiki di Desa Aras dengan mengendarai becak barang.

Sore itu hujan turun dengan deras di kawasan Kecamatan Airputih, Indrapura dan di Desa Aras. Menganggap tidak ada masalah dengan hujan itu, dan sekalian ingin mandi hujan, betor itu pun berjalan menembus hujan dengan lima remaja diatasnya berikut kulkas.

“Sore itu hujan turun dengan deras. Setelah Azan Asar, ada dua kali suara petir menggelegar sangat kuat,” ujar Kepala Desa Aras M Yusuf kepada BENTENGTIMES.com di Klinik Oloan, Desa Tanah Tinggi.

Becak yang ditumpangi korban untuk membawa kulkas.

“Petir pertama sangat kuat, tapi tidak terjadi apa-apa. Petir yang kedua juga sangat kuat. Setelah itu terdengar suara minta tolong. Saya langsung ke arah suara itu, saya lihat becaknya terguling dan penumpangnya terlempar sekitar dua meter dari becak itu,” jelas Yusuf.

Menurutnya, saat itu ia masih sempat melihat seorang yang meninggal dunia menggelepar, lalu kemudian diam tidak bergerak.

Dari identifikasi di klinik diketahui korban meninggal dunia adalah Fadli (18), warga Pesisir Talawi dan Dimas (19), warga Dusun VII, Desa Aras.

Sementara pengemudi becak diketahui bernama Faris (16), warga Dusun VII, Desa Aras, terlihat sangat syok melihat temannya sudah meninggal dunia di Klinik Oloan.

Setelah dilakukan visum oleh dokter klinik tersebut, kedua jenazah langsung diserahkan kepada keluarga korban untuk disemayamkan di rumah duka.