Benteng Asahan

Belum Ada Keputusan Citibank Beri Pinjaman ke Inalum Beli Saham Freeport

CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi.

JAKARTA, BENTENGASAHAN.com– CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi belum memastikan akan ikut serta dalam menyediakan modal bagi PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dalam rangka mengakuisisi saham PT Freeport sebesar 51 persen. Saat ini, Citibank masih memantau proses divestasi tersebut.

“Kita lihat saja prosesnya ya, kan masih berlangsung,” ucap Batara Sianturi, saat ditemui di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (25/7/2018).

Sebelumnya, Head Of Corporate Communication PT Inalum Rendi Achman Witular menegaskan divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) senilai USD 3,85 miliar tidak dibiayai oleh Bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pembiayaan atau utang untuk membeli saham Freeport berasal dari bank asing.

(Baca: Pembentukan Usaha Patungan Antara Konsorsium Inalum dan Freeport-McMoran)

Namun, Rendi belum bisa merincikan bank asing apa saja yang akan memberi pinjaman kepada Inalum.

“Iya semuanya bank asing. Kami belum bisa ungkapkan (bank asing itu),” ujar Rendi, dalam diskusi Forum Merdeka Barat di Gedung Kominfo,Jakarta Pusat, Senin (23/7/2018).

(Baca: Kuasai Freeport, Inalum Dapat Pinjaman Rp74 Triliun)

Tapi, Rendi memastikan sedikitnya ada 11 bank yang siap mengucurkan dana terhadap Inalum untuk memperlancar proses divestasi itu. Menurutnya, Freeport sendiri menarik bagi bank asing.

“Kami tidak bisa menjelaskannya (11 bank asing). Tapi kalau bank asing ada interest kepada kami memberikan bukti ini transaksi yang menarik bagi mereka,” ujarnya.