Benteng Asahan

Detik-detik Plt Kadisdik Meninggal: RDP Alot, Rismaniar Bergeming, Azhar Tiba-tiba Jatuh Tidak Sadarkan Diri

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai Azhar SPd semasa hidup.

TANJUNGBALAI, BENTENGASAHAN.com– Awal Agustus 2022 ini, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai berduka. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai Azhar SPd telah meninggal dunia.

Kisah duka itu bermula ketika Azhar mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Kota Tanjungbalai, Senin (1/8/2022), sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Keterangan diperoleh BENTENG ASAHAN di lapangan, hari itu, Azhar mendatangi Kantor DPRD Kota Tanjungbalai sekitar pukul 14.00 WIB. Kedatangannya untuk memenuhi undangan Komisi C DPRD Kota Tanjungbalai, atas adanya laporan dari Rismaniar, salah seorang guru yang keberatan mengembalikan gajinya yang kelebihan bayar.

Saat rapat sedang berlangsung alot.

Rismaniar tetap pada pendiriannya menolak mengembalikan gajinya yang kelebihan bayar itu. Tidak berapa lama kemudian, Azhar tiba-tiba tersandar di tempat duduknya.

Kemudian, terjatuh ke pangkuan salah seorang Anggota Komisi C DPRD dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri.

Tangkapan layar ketika Plt Kepala Dinas Azhar dibopong dari Ruangan Komisi C Kota Tanjungbalai, Senin (1/8/2022) sore.

BacaTernyata, Kadis Lingkungan Hidup Simalungun Edy Sinaga Idap Penyakit Ini, Sebelum Meninggal

BacaAvanza, L300 Pick Up dan Rush Tabrakan Beruntun di Jalinsum Batubara

Selanjutnya, korban dibopong sejumlah lelaki yang ada di ruang Komisi C DPRD itu menuju ke Rumah Sakit Swasta Husada. Namun, nyawa Azhar sudah tidak tertolong lagi.

Halaman Selanjutnya >>>

Kesaksian Eriston Sihaloho, Anggota Komisi C DPRD Kota Tanjungbalai

Kesaksian Eriston Sihaloho, Anggota Komisi C DPRD Kota Tanjungbalai

Eriston Sihaloho, salah seorang Anggota Komisi C DPRD Kota Tanjungbalai yang dihubungi, membenarkan kejadian tersebut.

Dia berkisah, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri usai berdebat dengan salah seorang guru yang tetap menolak mengembalikan gajinya akibat kelebihan bayar tersebut.

Eriston mengungkapkan, ada seorang guru bernama Rismaniar yang tak mau mengembalikan uang dari gajinya yang beberapa tahun kelebihan bayar. Terhitung sejak suaminya meninggal dunia.

Menurut Dinas Pendidikan, suami dari Rismaniar meninggal dunia pada 2016, akan tetapi dilaporkan ke Dinas Pendidikan pada Tahun 2021, sehingga terjadi kelebihan bayar gaji terhadap tunjangan suami.

BacaHeboh! Deny Siregar Tiba-tiba Meninggal saat Mau Pangkas Rambut

BacaJelang Sidang di PTUN, Dosen USU Mendadak Meninggal Dunia

Akan tetapi, Rismaniar tetap menolak mengembalikannya walaupun mencicil, dengan alasan bukan kesalahannya.

“Saat itulah, korban langsung tumbang dan jatuh ke pangkuan salah seorang anggota Komisi C DPRD yang duduk di sebelahnya,” ujar politisi PDI Perjuangan itu mengakhiri.

Halaman Selanjutnya >>>

Ada Riwayat Penyakit Jantung

Halaman Sebelumnya <<<

Ada Riwayat Penyakit Jantung

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Tanjungbalai Walman Riadi Girsang membenarkan kabar duka itu. Walman mengatakan, Azhar mendadak pingsan saat mengikuti rapat membahas masalah pendidikan dengan salahsatu komisi di DPRD Kota Tanjungbalai.

BacaAdios, Diego! Terima Kasih Atas Seni Abadi yang Kau Suguhkan

BacaMakan Malam Terakhir Pekerja Tower di Sei Dadap, 3 Meninggal, 1 Selamat

Dari gedung DPRD, Azhar kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun sayang, nyawa Azhar tidak tertolong.

“Sempat dibawa ke rumah sakit waktu beliau tidak sadarkan diri. Ternyata sampai di rumah sakit dinyatakan kena serangan jantung dan meninggal dunia,” kata Walman.

“Yang saya tahu beliau ini memang punya riwayat penyakit jantung. Kami semua tidak menyangka atas berita duka ini,” pungkas Walman.

Halaman Sebelumnya <<<