Benteng Asahan

Wajah Nelayan Ini Melas Saat Diapit Petugas Satres Narkoba

Tersangka Dodi Ismail tampak lemas saat diapit petugas Satres Narkoba Polres Tanjung Balai.

TANJUNGBALAI, BENTENGASAHAN.com– Dodi Ismail (33) menunjukkan wajah melas ketika diapit petugas Sat Resnarkoba Polres Tanjung Balai. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan ini diamankan petugas dari tepi jalan tak jauh dari rumahnya Jalan Denai, Dusun I Desa Bagan Asahan Pekan, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Jumat (23/11/2018) lalu sekitar pukul 16.30 WIB.

Kasat Resnarkoba Polres Tanjung Balai AKP Adi Haryono, Minggu (25/11/2018), mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan masyarakat yang resah terhadap kegiatannya. Adi menyebutkan, tersangka saat hendak diamankan sempat berusaha melarikan diri, namun berhasil diringkus.

Satu paket narkoba jenis sabu dan sejumlah barang bukti lainnya disita dari tersangka Dodi Ismail.

Ketika dilakukan penggeledahan, dari tubuh tersangka ditemukan 1 bungkus kotak rokok merk Lucky Strike warna biru, yang di dalamnya ditemukan 1 bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu. Saat diinterogasi petugas, tersangka mengakui narkotika tersebut miliknya yang diperoleh dari seseorang berinisial AE, warga sekitar Desa Bagan Asahan, Kecamatan Tanjung Balai.

“Akan tetapi, AE tersebut tidak berhasil ditemukan dan masih terus dilakukan pengejaran,” ujar Adi.

(Baca: Diinterogasi Polisi, Akhirnya Mengaku Dapat Sabu dari Nelayan)

(Baca: Polsek Tanjungbalai Selatan Gagalkan Transaksi Narkoba Dua Nelayan)

Diinformasikan, bahwa barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka adalah 1 (satu) bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,5 gram, 1 bungkus kotak rokok warna biru merk Lucky Strike, dan 1 buah dompet warna coklat merk Levi’s. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka berikut barang buktinya telah diamankan di Mapolres Tanjung Balai.