Benteng Asahan

Police Goes to School Cara Polres Tanjungbalai Cegah Pelajar Ikut Demo

Personel Polres Tanjungbalai memberikan penyuluhan tentang bahaya serta antisipasi kenakalan remaja, penyalahgunaan media sosial dan penyebaran berita bohong dalam program 'Police Goes to School', Jumat (4/10/2019). 

TANJUNGBALAI, BENTENGASAHAN.com– Polres Tanjungbalai menggelar kegiatan ‘Police Goes to School’, dengan materi pembinaan dan penyuluhan. Langkah ini sebagai upaya memberikan pemahaman tentang berbagai hal termasuk turut membangun sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, khususnya kepada generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pembinaan dan penyuluhan tentang bahaya serta antisipasi kenakalan remaja, penyalahgunaan media sosial (medsos) serta penyebaran berita bohong termasuk juga dampak hukumnya kepada para pelaku. Dalam menyukseskan kegiatan tersebut, Polres Tanjungbalai mengunjungi setiap sekolah-sekolah secara bergiliran.

“Setiap turun ke sekolah-sekolah, personel kita selalu memberikan pemahaman kepada seluruh pelajar mengenai berbagai hal yang perlu diwaspadai, mulai dari bahaya narkoba, mengenai berita-berita hoax yang beredar di medsos. Kita selalu mengimbau mereka agar bijak menggunakan medsos dan tidak ikut-ikutan melakukan demonstrasi,” kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira, kepada BENTENG ASAHAN, Jumat (4/10/2019).

Personel Polres Tanjungbalai foto bersama dengan para siswa usai penyuluhan tentang bahaya serta antisipasi kenakalan remaja, penyalahgunaan media sosial dan penyebaran berita bohong dalam program ‘Police Goes to School’, Jumat (4/10/2019).

BacaPolres Tanjungbalai Pulangkan 24 Pelajar yang Diamankan Pasca Demo 30 September

BacaIrfan Rifai ke Mabes Polri, Putu Yudha Jabat Kapolres Tanjungbalai

Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini juga menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu hal strategis yang dinilai sangat efektif menyadarkan para pelajar agar tidak terpengaruh melakukan hal-hal negatif. Oleh karena itu, dalam setiap kunjungan, mereka selalu mengikutsertakan pihak sekolah agar penyampaian informasi tersebut menjadi lebih efektif.

“Dalam satu hari, kita berusaha sekurang-kurangnya mengunjungi sekitar 6 hingga 7 sekolah. Karena, selain menjauhi narkoba dan bijak ber medsos, salah satu imbauan yang juga sangat penting kita sampaikan adalah agar selalu tertib berlalu-lintas karena berkaitan dengan keselamatan diri sendiri dan juga orang lain,” pungkasnya.

BacaJauhi Narkoba, Galakkan Olahraga, Polres Tanjungbalai Bantu Anak Nelayan

BacaSambut HUT ke-73 Bhayangkara, Polres Tanjungbalai Gelar Bakti Sosial

Diinformasikan juga bahwa saat ini, pihak kepolisian di seluruh Indonesia sangat serius melakukan pencegahan kepada para pelajar agar tidak ikut unjuk rasa atau demonstrasi. Alasannya, karena aksi unjuk rasa kerap berakhir dengan kericuhan akibat salah mengartikan tujuan dari unjuk rasa itu sendiri.