Benteng Asahan

Hasil Forensik RSUD dr Djasamen: Ada Lendir di Kelamin Devi

Hasim Prasetia dan kekasihnya Devi Istiana semasa hidup.

SIANTAR, BENTENGASAHAN.com– Mayat Hasim Prasetia (33) dan kekasihnya Devi Istiana (23) tiba di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar, Senin (7/1/2019), malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Setelah kurang lebih lima jam melakukan uji forensik terhadap mayat pasangan kekasih ini, Dokter Forensik RSUD dr Djasamen Saragih dr Reinhard Hutahaean menyebutkan, kondisi kepala kedua mayat dalam keadaan hancur. Kepala Devi sisi sebelah kiri, sementara Hasim kepala bagian depan.

“Yang perempuan di sisi kepala sebelah kiri, laki-laki di kepala bagian depan. Semua hancur kepalanya,” terang dr Reinhard, saat ditemui di RS Djasamen Saragih, Selasa (8/1/2019).

BacaHeboh Temuan Mayat Pria dan Wanita Tanpa Busana di Hotel Central Kisaran

Mengenai apakah kedua sejoli ini sempat berhubungan intim sebelum ditemukan meninggal dunia, dr Reinhard tidak menjawabnya. Namun, ia mengungkapkan jika kelamin Devi dalam keadaan basah. Ia menyebutkan, seperti ada lendir berada di sekitar kelamin Devi.

“Apakah ada tanda-tanda persetubuhan, saya tak bisa jawab. Dia ada lendir di situ. Kemaluan agak basah. Kelembaban bisa karena sperma atau karena keputihan masih kita amati,” ujarnya.

Baca7 Fakta di Balik Temuan Mayat Sepasang Kekasih Tanpa Busana di Hotel Central Kisaran

Tapi, dr Reinhard menjelaskan bahwa Devi tidak sedang dalam keadaan hamil.

“Secara penglihatan mata dalam keraguan dia tidak hamil. Namun, ada lendir itu ditemukan dalam rahim. Warna putih,” bebernya.

Terpisah, Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu menuturkan bahwa mayat pria dan wanita itu ditemukan dalam kondisi tanpa busana di kamar Hotel Central, Jalan Sei Gambus, Kecamatan Kota Kisaran Barat. Faisal menjelaskan bahwa saat ditemukan kedua korban dalam kondisi luka tembak. Ada luka tembak di bagian tubuh keduanya.

Sampai saat ini Polres Asahan masih olah TKP dan menunggu hasil Labfor Polda Sumut, karena proses penyidikan harus jelas agar tidak terjadi simpang siur.

“Kita tidak ingin asal menyebutkan. Takutnya salah, makanya bagus menunggu hasil Labfor biar selaras dengan hasil penyidikan kami,” ujar Faisal.

BacaKuat Dugaan Dibunuh, Dua Tamu Hotel Central Kisaran Tewas Tanpa Busana

Untuk motif pembunuhan, Faisal mengaku belum bisa memastikan karena masih dalam penyelidikan. Begitu juga ketika ditanya apakah kedua korban berstatus suami istri atau pacaran, Faisal juga enggan mengomentarinya.

“(Apakah mereka pasangan suami istri atau pacaran) Kita belum mengetahui. Pokoknya kalau nanti sudah selesai olah TKP, kita release kasus ini,” pungkas Faisal.